19/10/17

Skema Subwoofer Lapangan 18" - Bass Reflek

Skema Subwoofer Lapangan 18" model bass reflek. Berikut ini skema-skema Subwoofer untuk outdoor, yang belum pernah nyoba, silah dicoba.



Skema Box Spiker Lara ( gantung )


Skema box speaker mini Lara (line array). Bagi Anda yang suka audio, ini boleh Anda coba. Terlihat kecil tapi suaranya cukup lantang dan mantap.

Satu box menggunakan dua buah spiker 8" dari B&C 8PL21 dan dua buah tweeter B&C DE400 + corong B&C ME102. Gunakan material setebal 15mm, kecuali bagian depan 19mm.

Berikut ini skema box spiker line array (mini lara) :

28/12/11

Kode Remot Multi ( TV )

Kode Remote Multi / Universal (TV) :

Aiwa: 009, 057, 058
Aolinpike: 033, 053, 056, 079
Anhua: 017, 001, 032, 047
Aolinpu: 104
BenQ: 294
Baihua: 016, 025, 033, 053, 056, 079
Baihehua: 023, 024, 040, 043
Baile: 016, 025, 012, 019, 026, 027, 028, 029, 030, 031, 042
Baosheng: 011, 025, 016
BaoHuaShi: 033, 053, 056, 079
Beijing: 008, 012, 011, 019, 016, 023, 024, 025, 027, 028, 029, 030, 031, 033, 040, 043, 050, 053, 056, 026, 079, 091, 039, 042, 051, 021, 122, 126, 233, 265, 298
Cailing: 102
Caihong: 011, 025, 016
Caixing: 023, 024, 040, 043, 073
Changcheng: 011, 016, 017, 023, 024, 025, 033, 040, 043, 053, 056, 001, 012, 019, 027, 026, 028, 029, 030, 031, 042, 079
Chengdu: 011, 025
Changfeng: 011, 053, 056, 045, 046, 024, 079, 033
Changfei: 011, 016, 025, 042, 123
Changhai: 011, 025, 016, 123
Chunlan: 142, 107, 131
Chunfeng: 016, 025, 033, 053, 056, 079, 124
Chunsun: 011, 025, 016
Conrowa: 000, 006, 007, 008, 010, 016, 025, 033, 053, 055, 056, 045, 046, 048, 073, 099, 131, 204, 258
Changhong: 000, 008, 009, 091, 092, 093, 010, 011, 014, 016, 026, 028, 033, 051, 052, 057, 058, 067, 071, 086, 087, 088, 100, 159, 162, 182, 183, 184, 226, 288, 289, 290, 291, 292, 297, 300
Chuangjia: 073, 101
Duongjie: 073, 097, 101
Dongda: 016, 025
Donghai: 016, 025
Digitec: 214, 150, 147
Donglin: 077
Detron: 212
Dayu: 012, 042, 031
Feilu: 011, 016, 025
Feiyue: 011, 016, 023, 024, 025, 040, 043
Feilang: 016, 025
Feiyan: 033, 053, 056, 079
Fujitsu: 048
Fuli: 047
Goldstar: 009, 019, 023, 024, 040, 043, 098, 140
Ganxin: 011, 017, 023, 024, 027, 040, 041, 043
Gangtai: 097
Huaqiang: 033, 053, 056, 079, 236
Hisense: 000, 006, 007, 008, 010, 014, 015, 025, 045, 046, 057, 102, 103, 105, 107, 115, 116, 128, 129, 130, 131, 138, 139, 171, 172, 173, 174, 185, 186, 187, 188, 189, 190, 191, 224, 225, 233, 265, 266, 269, 270, 271, 273, 274, 299, 304, 305, 306, 307, 309, 318, 319
Haier: 103, 105, 112, 118, 119, 175, 178, 185, 186, 187, 188, 201, 205, 206, 218, 272
Hitachi: 007, 015, 014, 027, 000, 006, 008, 010, 048, 079, 228
Hitchi Fufian: 007, 011,
Huafa: 007, 016,
Huanghe: 011, 016,
Huanghaimei: 016,
Huangsan: 011, 016,
Huari: 007, 033, ,
Haiyan: 011, ,
Haihong: 016, ,
Haile: 032,
Huanyu: 011, ,
Hongmei: 003, ,
Hongyan: 011, ,
Huanglong: 016,
Huijiaban: 101
Huodakeji: 032,
Intel: 213
Imperial Cown: 033,
Jialicai: 016, ,
Jingxingban: 104
Jinglipu: 038,
Jian Seng: 104
JVC: 089, 161
Juhua: 011, ,
Jinghai: 009, ,
Jinfeng: 001, ,
Jinta: 016, ,
Jinque: 011, ,
Jinque: 032, ,
Jianhua: 017, ,
Jinxing: 007, ,
Kaige: 011, ,
Kunlun: 001, ,
Kuaile: 016, ,
Kangli: 027, ,
Kanghong: 009, ,
Kangli: 016, ,
Kangyi: 016, ,
Kongque: 011, ,
Kanghua: 103
Konka: 011, ,
Kangwei: 077, ,
Longjiang: 011, ,
Lihua: 011
LG: 024, 040, 098, 043, 140, 259, 260, 261
Meile: 011, ,
Mudan: 001, ,
Mengmei: 023, ,
Mantianxing: 114
Mitsubishi: 011, 051
Nansheng: 011, ,
Nikon: 009, 057, 058
NEC: 006, 011, 016, 004, 025, 033, 053, 056, 024, 079
NEC: 089, 140
Nanbao: 016, ,
Oulin: 101
Panda: 001, ,
Polytron: 151, 152, 214
Panasonic (National): 020, 001, 002, 014, 015, 021, 022, 059, 066
Philips: 013, 023, 024, 039, 040, 043, 141, 241, 242
Qingdao: 001, ,
Rizhi: 073,
Rowa: 011, ,
Rihong: 073
Ruyi: 011, ,
Risheng: 097
Sharp: 003, 018, 016, 025, 135, 136, 137
Shencai: 007, ,
Shancha: 011, ,
Shanghai: 009, ,
Shaofeng: 011, ,
Shenyang: 011, ,
Saige: 011, ,
Songbai: 016,
Sanyuan: 003, ,
Sanjian: 033, ,
Skyworth - RGB: 011
Shanshui: 008
Sumo: 214
Sanken: 215
Sony: 041, 049, 005, 094, 106, 148, 237, 238, 239, 240
Samsung: 008, 011, 016, 021, 024, 025, 033, 037, 039, 040, 043, 050, 051, 091, 113, 123
Sanyo: 036, 000, 007, 014, 015, 033, 035, 053, 056, 079, 105, 132, 133, 134, 202, 223
Sanling: 036
Shengcai: 057
Shuyuan: 131
Songdian: 101
Seye: 097
Shengli: 004
Sherwood: 016
Shangguandian: 158
Tiankeban: 101
Tiangengban: 101
Taishan: 011
Tiane: 003
Tongguang: 033
Tobo: 016
Toshiba: 000, 014, 016, 027, 033, 053, 056, 007, 008, 015, 028, 030, 089, 090, 091, 079, 159, 285, 286, 287
TCL: 051, 053, 068, 071, 073, 082, 083, 084, 085, 110, 111, 144, 156, 199, 209, 216, 243, 244, 245, 246, 247, 248, 249, 313, 314, 315, 316, 317, 320
Warumaia: 031
Weipai: 016
Xiahua: 011
Xihu: 011
Xiangyu: 016
Xuelian: 023
Xinaghai: 016
Xingmenban: 104
Xinsida: 123
Xiangyang: 033
Xingfu: 016
Xinrisong: 009
Yingge: 016
Yuhang: 016
Yonggu: 016
Yongbao: 009
Youlansi: 011
Yajia: 033
Yousida: 016
Zhuhai: 016
888: 033, 053,
Merk Lain (Other Brand): 036, 044, 057, 073, 077, 097, 101, 102, 103, 104, 106, 114, 178, 293
jimus

10/08/11

Kode Service TV

TOSHIBA : TEKAN MUTE DI REMOTE SEKALI,KEMUDIAN TEKAN LAGI DAN TAHAN MUTE + MENU DI TV .ULANGI UNTUK PROSES BERIKUTNYA
TEKAN MENU DIREMOTE-TEKAN ANGKA 4,7,2,5
TEKAN VOL(-) DI TV -TEKAN DAN TAHAN ANGKA 9

SANYO : MENU DI REMOTE + VOLUME UP TV
LG FLATRON: TEKAN OK DIREMOTE + OK DI TV atau MENU REMOTE + MENU DI TV
PHILLIPS : POSISI TV STNDBY,TEKAN 0,6,2,5,9,MENU
POLYTRON : POSISI TV STNDBY, TEKAN DAN TAHAN MENU DI REMOTE HINGGA TV MENYALA MASUKAN KODE ANGKA 1013.
PANASONIC : SHORT (KONEK SESAAT) PIN 'FA-1' KE 'FA-2' ATAU TP-8 KE GROUND
PANASONIC TX SERIES :TEKAN VOL(-) DI TV + OSD
SHARP : SHORT KAKI (PIN)6 DAN PIN 7 SESAAT PADA IC MCU (TDA 98XXX).UNTUK KELUAR SHORTKAN KEMBALI
SHARP EXPRESSION : HUBUNGKAN ATAU JEPIT DUA KAWAT /JUMPER J800 ( ADA DISEBELAH TUNER ) YG PCB- TELAH DISEDIAKAN LUBANG DAN DUA JUMPER SEJAJAR.
CRYSTAL : POSISI TV STNDBY,TEKAN VOLUME UP + VOLIME DOWN PADA TV BERSAMAAN DAN TAHAN HINGA TV ON
AKARI: TEKAN SLEEP DI REMOTE + MENU TV
SAMSUNG : POSISI STANDBY TEKAN DI REMOTE : MENU - PSTD - MUTE - POWER ON
SAMSUNG PLANO :POSISI STANDBY, TEKAN DI REMOTE : DISPLAY-MENU-MUTE-POWER ON
SAMSUNG PLANO DIGITAL HD100: STANDBY-DISPLAY-MENU-MUTE-POWER
ATAU : STANDBY-MUTE-1-8-2-POWER ON
AKIRA,FUJITEC,BOOMBA:
DAN BEBERAPA MEREK CHINA YANG LAINNYA YG MENGGUNAKAN IC PROGRAM TYPE LC8632XX SERIES : TEKAN MENU DI REMOTE DUAKALI - RECALL (Q.VIEW) - MUTE.
TV CHINA LAINNYA ( KCL,MITOCHIBA,BAZZOMBA) TEKAN VOLUME DI TV HINGGA NOL.TEKAN RECCAL DI REMOTE SEKALI, TEKAN DAN TAHAN VOLUME ( - ) DI TV BERSAMAAN DENGAN TEKAN KEMBALI RECALL DI REMOTE..ulang proses tersebut untuk masuk ke sub menu selanjutnya sampai ke posisi keluar menu servis.
AIWA : TOMBOL MENU SERVISNYA ADA DI DALAM REMOTE DI ATAS TOMBOL VOLUME (+),BONGKAR DAHULU.
JVC : TEKAN DAN TAHAN BERSAMAAN OSD+MUTE
ATAU TEKAN DAN TAHAN OSD+PICTURE
HITACHI: TEKAN DAN TAHAN TOMBOL AVDI TV, HIDUPKAN POWER SWITCH TV
SONY : STANDBY- OSD - 5 - VOL(-) - POWER ON
RCA/THOMSON : TEKAN DAN TAHAN TOMBOL VT DI TV + POWER SWITCH ON TV
Service Code TV TCL -1497AT
Untuk masuk ke menu Service factory tv TCL-1497AT, buka remote aslinya. Di bagian bawah ada 2 tombol, untuk setting factory dan setting logo. Tv TCL ini menggunakan IC M61266 dan IC M37160M8. Kerusakan awal adalah tv standby, setelah IC atmel 24C08 diganti, tv bisa nyala tapi gambar jadi tinggi.

SERVICE MODE SAMSUNG

Kesulitan untuk masuk ke service mode SAMSUNG, cobalah alternatip2 seperti dibawah ini:

Cara.1
  • (STAND-BY) (DISPLAY) (MENU) (MUTE) (POWER ON), atau
  • (STAND-BY) (INFO) (MENU) (MUTE) (POWER ON),
  • Exit POWER OFF
Cara.2
  • STAND-BY -> P. STD -> MENU -> SLEEP -> POWER ON, atau
  • STAND BY -> P. STD -> HELP -> SLEEP -> POWER ON.
  • Exit POWER OFF

Cara.3
  • (PICTURE OFF) (DISPLAY) (MENU) (MUTE) (PICTURE ON)
  • EXIT POWER OFF
Cara.4
  • (STAND-BY) (P. STD) (HELP) (SLEEP) (POWER ON).
  • Exit (STATUS) atau (HIDDEN).
Cara.5.
  • (PICTURE OFF) (SLEEP) (P. STD) (MUTE) (PICTUPE ON).
  • Exit (STATUS).
Cara.6
  • (STAND BY) (DISPLAY) (P. STD) (MUTE) (POWER ON),
  • Exit (POWER OFF).
Cara.7
  • (INFO), (FASTORY), (FASTORY).
  • Exit (MENU) atau (FACTORY) 2x
Cara.8
  • TV power on
  • Pada remote tekan "sleep" dengan logo clock.
  • Pada remote tekan hidden "factory".
Cara.9
  • Option 1. Tekan tombol tersembunyi pada front panel.
  • Option 2. Posisi STANDBY mode, tekan pada remote (Video prefer) (AV) (Sleep timer) (Power).
Cara.10.
  • Pada STANDBY mode, tekan pada remote (AV) (SLEEP TIMER) (POWER),
Cara.11
  • (STAND BY) (MUTE) (1) (8) (2) (POWER ON).
  • Exit (POWER OFF).

Service mode SHARP

Kumpulan macam-macam cara Service Mode Sharp

Cara.1 (model lama)

  • Cari sebuah switch NORMAL – SERVICE
  • Bentuknya mirip switch yang digunakan pada bagian vertikal
  • Lokasi ada pada main-pcb bagian belakang dekat dengan TUNER
  • Untuk masuk service mode – pindah ke posisi SERVICE
 
Cara.2
  • Power on
  • Pastikan adjustment gambar pada posisi NORMAL (dengan remot)
  • Short-kan JA137 & JA138 sekitar 1 detik kemudian lepas lagi, maka akan masuk pada service mode.
  • Navigasi menggunakan Ch dan Vol
  • Untuk exit matikan pesawat
Ganti IC memori baru (kosong)
  • Power off
  • Short-kan terus sementara JA137 dan JA138
  • Hidupkan pesawat
  • Tunggu sekitar 30 detik otomatis data default kan ditulis kedalam memori
 
Cara.3
  • Main-switch off atau cabut power-cord (kabel listrik)
  • Tekan dan tahan secara bersamaan Vol-down dan Ch-up pada front panel
  • Hidupkan pesawat
  • Navigasi menggunakan Ch dan Vol dengan remote
  • Exit matikan main-switch (data disimpan secara otomatis)
 
Cara.4 (slim dengan UOC kotak)
  • Power on
  • Pastikan adjustment gambar pada posisi NORMAL (dengan remote)
  • Shortkan pin-5 Mikrokontrol sekitar 1 detik dan lepas kembali (atau JA483 dengan JA484)
  • Tekan MENU untuk memilih MODE yang akan diadjust (Adjust Mode, Check mode, Option mode dll)
  • Navigasi menggunakan Ch dan Vol
  • Tunggu sekitar 4 detik sebelum pindah ke adjustment lainnya agar data disimpan dahulu secara otomatis
Ganti memori baru (kosong)
  • Power off
  • Shortkan terus sementara pin-5 Mikrokontrol ke ground (atau JA483 dengan JA484)
  • Hidupkan pesawat
  • Tunggu sekitar 30 detik dan otomatis data default akan ditulis kedalam memori
  • Jika data default gagal – kemungkinan dapat disebabkan karena ABL britnes terlalu terang atau ada problem pada ABL
 
Cara.5
  • Tekan MENU pada remote
  • Selanjutnya tekan angka 4-7-2-5
  • Navigasi menggunakan Ch dan Vol
  • Untuk exit matikan pesawat

Kumpulan Kerusakan TV

AIWA A14-S1
GAMBAR GELAP MESKIPUN BRIGHT DAN CONTRAST DI BESARKAN,TETAP SAJA TIDAK KONTRAS.GANTI R ABL R614 :150K

AIWA C20 KER
GAMBAR HANYA RASTER ATAU JIKA ADA ,HANYA SEBENTAR DAN LANGSUNG HILANG. ATAU WARNA HANYA HITAM PUTIH.GANTI IF AFT : 656

SHARP C14JO
GAMBAR KECIL HANYA BEBERAPA SENTIMETER DITENGAH SAJA.RASTER HANYA KOSONG/BINTIK.KESALAHAN TERJADI PADA JALUR 12V.GANTI Q604 UNTUK CATUAN 12VOLT YG JUGA MENUJU KE TUNER.

SHARP EXPRESSION 51X220
tAMPIL TANPA GAMBAR DENGAN POSISI SUARA HIDUP.KADANG KEMBALI KE STANDBY ( PROTEK ).GANTI R PEMBATAS UNTUK 180V R621 :1 OHM

SHARP WONDER 14 ".

IC VERTIKAL TERBAKAR MAKA SERING IKUT HANGUS DUA BUAH RESISTOR YAITU : R503 PERSIS DI BAWAH PENDINGIN (HEATSINK) IC NILAINYA 220 OHM DAN SATU LAGI DIDEPAN IC VERT (508) NILAINYA :1,5 OHM

SANSUI SV-2050J
GAMBAR TAMPAK FILCKER DAN BERGETAR DI SERTAI GARIS-GARIS TEBAL BERWARNA GELAP.GANTI c 708 : 220/50V, C 517 DAN 518 : 100/160V.JIKA DISERTAI TIMBULNYA KILATAN -KILATAN CAHAYA KECIL DARI ATAS KE BAWAH ,GANTIGANTI CF902 : 503 ATAO 500

SANYO CAP3002
MATI.DENGAN KONDISI TR.HOR SHORT. BILA DIGANTI TR.REG NYA ,TEGANGAN B+ MELUNJAK HINGGA 200V LEBIH.KERUSAKAN PADA R555 47KOHM BAGIAN OPTOCOUPLER

SANYO CG21 XS2
TV TERKUNCI PADA POSISI STANDBY.POWER MAU START TAPI KEMBALI PROTEK.PUTUSKAN JUMPER J830 ATAU GANTI FBT.

DIGITEC DM172021
TIDAK DAPAT MENYIMPAN PROGRAM SAT DI SEARCH MESKI TRAFO AFT (9074) DAN VIF(9073) BAGUS.GANTI D712 ZENER 5VOLT DEKAT IC MEMORY MN12C201D

DIGITEC BLACK BEAUTY BB2071
TEGANGAN 300V DAN 115V ADA,FBT START HANYA SEKEJAP,TEG 12V UNTUK IC OSC.HOR ADA.TV TETAP TIDAK START.GANTIC76 :180N DI REGULATOR

DIGITEC / POLYTRON DM 143031
LAMBAT UNTUK START , DI SERTAI GAMBAR YG BERKEDIP DAN BERGOYANG SERTA MENYEMPINYA LEBAR GAMBAR.GANTI C518 :100/35V. c514 : 330/35V. C515 :680/560pF. R511 :5KOHM/1%. R517 : 15KOHM/1%

DIGITEC DM143031A
PERTAMA KALI DINYALAKAN GAMBAR TAMPAK PUTIH POLOS.DENGAN SEMUA TOMBOL PANEL TAK BERFUNGSI.TERUKUR TEGANGAN UNTUK 22V HANYA ADA 12V DAN TEGANGAN 12V HANYA TERUKUR 10VOLT.GANTI R557 :330 OHM/1 WATT

POLYTRON/DIGITEC BLACKBOX SERIES
TV HANYA GARIS VERTIKAL BERDIRI.DENGAN KONDISI KOMPONEN BAGIAN HORISONTAL; C 2,2/160V DAN R 3K9/2W PUTUS.GANTI C 390 ATAU470n/250V

POLYTRON GRANDMASTER GM 1481
GAMBAR TIDAK SINKRON DAN TAMPAK LOGO DARI STASIUN TV TAMPAK DI TENGAH-TENGAH DI BATASI GARIS HITAM TEBAL ATAS BAWAH.GANTI R452 :50KOHM 1/8 WATT

POLYTRON/DIGITEC
MENGGUNAKAN IC TDA 8360/61.KERUSAKAN HANYA GARIS HORISONTAL MENDATAR SAJA.MESKI IC VERTIKALNYA NORMAL.GANTI R 401 : 2M2 OHM

POLUTRON MINIMAX SERIES MX1452G
TV HANYA KADANG KADANG MAU START DAN SULIT UNTUK MENYALA.GANTI C507 : 10/50 DENGAN 47/100V


SOLITRON SM37-98
POWER SUPPLY TIDAK START.B+ HANYA 45 VOLT.GANTI D81 : ZENER 4V7

FUJITEC FTC 1459
GAMBAR/RASTER MENGECIL DI KIRI DAN KANAN.WARNA MENJADI HITAM PUTIH.TERJADI DROP DI TEGANGAN B+.GANTIC 517 :33/160V

JVC K SERIES AV-KT21T2
RASTER BAGIAN ATAS TERDAPAT GARIS-GARIS BLANKING PUTIH SETEBAL 2 CM.GANTI C 428 :100UF/50V.

JVC C 20 RNS
TV SERING KEMBALI KE POSISI STAND BY.MESKI TOMBOL POWER DAN PROGRAM DI TV DI PENCET TV TETAP TIDAK DAPAT START.GANTI R751 : 100KOHM

AKARI 20M88R
RASTER MEMBESAR DAN MENGECIL TAK KARUAN.GANTI D809 IN4148 REGULATOR

AKARI CTV14
TIDAK ADA SUARA,KERJA IC ZILOG NORMAL.IC TA 8690AN BAGUS.GANTI Q06 : C3289.

AKARI14-20
TRANSISTOR REGULATOR (D1710) SELALU PUTUS BILA BARU DI GANTI TANPA SEMPAT MENYALA.KERUSAKAN TERJADI PADA BAGIAN FEDBACK OPTOCOUPLER YAITU R810 : 47KOHM YANG NILAINYA MEMBESAR.
JIKA GAMBAR TIDAK STABIL SERING TIMBUL GARIS-GARIS SEPERTI OSC HOR TIDAK TEPAT.GANTI C DRIVER HORISONTAL 10uF/100V

JHONSON CTV147
GAMBAR CACAT BAGIAN VERTIKAL DI SERTAI GARIS -GARIS BLANKING DI 3/4 BAGIAN ATAS.DAN BILA VOLUME DI BESARKAN,GAMBAR TAMPAK SEMAKIN PARAH BERGOYANG TAK STABIL.GANTI C119 :470/50V

SONY KV20XXX
JIKA POWER DIHIDUPKAN GAMBAR KOSONG HANYA RASTER DAN SUARA LANGSUNG FULL.GANTI R627 : 4,7 OHM UNTUK SUPPLY 5,5V

SAMSUNG CS 5085
GAMBAR VERTIKAL BAGIAN BAWAH KURANG DISERTAI DENGAN GARIS-GARIS TAK MENENTU.SERTA TIMBUL SUARA MELENGKING PADA SAAT STANDBY. GANTI C407 : 330/50V

PANASONIC GOLDSOUND TC-SERIES
GAMBAR HANYA GARIS VERTIKAL MENDATAR JIKA KONDISI TERANG/NORMAL.TAPI NORMAL JIKA KONDISI BRIGHT DI REDUPKAN. GANTI R 525 : 120K / 470K

GOLDSTAR SOUNDMAX
TV STANDBY DENGAN POSISI LAMPU LED BERKEDIP-KEDIP.GANTI DIODA RU2K DI DEKAT STR 6707 DENGAN D IN4007.GANTI PULA C 330ATAU470/35.

GOLDSTAR/LG
TV SERING MATI SENDIRI KE POSISI STANDBY,JIKA POWER REMOTE DI NYALAKAN TV DAPAT KEMBALI HIDUP.TAPI KEMBALI MATI SETELAH SEKIAN JAM KE POSISI STANDBY.GANTI ELCO DRIVER HOR 10UF/100V

CRYSTAL
TV HANYA STANDBY TANPA TAHU PENYEBABNYA. GUNAKAN REMOTE,TEKAN TOMBOL POWER PADA REMOTE DAN TOMBOL OK BERSAMAAN DAN TAHAN HINGGA TV DAPAT START DENGAN SENDIRINYA.

PHILLIPS GR1225

TV LAMBAT UNTUK START.TERDENGAR SUARA MENCUIT PADA FBT.KEMUDIAN TIMBUL GAMBAR TAMPAK GELAP DENGAN DI SERTAI GARIS -GARIS HORISONTAL.DI SUSUL KEMUDIAN SUARA YG BELAKANGAN MUNCUL.ganti c5524 :82n/100V DAN C254 :220uF/35V

SHARP 21 BN1
GAMBAR TAMPAK KURANG KONTRAS.DI SERTAI WARNANYA YANG TAMPAK SMEARING.KERUSAKAN TERJADI PADA JALUR 9v YANG HANYA TERUKUR 6v.GANTI Q605 :D882 REGULATOR DARI 16V KE 9 VOLT.DARI PIN 7 KAKI FBT

FUJI ELECTRIC FCH-2100
GAMBAR DAN SUARA SANGAT LEMAH SEPERTI TANPA MEMAKAI ANTENNA.AUTO SEARCH TIDAK BEKERJA,FINE TUNING JUGA TAK BERPENGARUH.WARNA TETAP HITAM PUTIH.GANTI X-TAL 4,43

INDOTECH 20"
PADA SAAT PERTAMA DINYALAKAN GAMBAR TERANG SESAAT DAN LANGSUNG GELAP.PENGATURAN KONTRAS TIDAK BERFUNGSI.KERUSAKAN TERJADI PADA BAGIAN ABL R314 : 12OKOHM

SANTEC C1428
TV POSISI STANDBY TOMBOL PANEL DAN REMOTE TAK BERFUNGSI.GANTI X-TAL PROGRAM : 10M ( 10.000 )

SANKEN BAZZONEYE ST 2181
TV HANYA POSISI STANDBY.REMOTE DAN TOMBOL PANEL TAK BERFUNGSI.TEGANGAN UNTUK 24 V DAN 12V DROP.GANTI C 541 :100/35 DAN C 553 : 470/16V


AIWA A14-S1
GAMBAR GELAP MESKIPUN BRIGHT DAN CONTRAST DI BESARKAN,TETAP SAJA TIDAK KONTRAS.GANTI R ABL R614 :150K

AIWA C20 KER
GAMBAR HANYA RASTER ATAU JIKA ADA ,HANYA SEBENTAR DAN LANGSUNG HILANG. ATAU WARNA HANYA HITAM PUTIH.GANTI IF AFT : 656

SHARP C14JO
GAMBAR KECIL HANYA BEBERAPA SENTIMETER DITENGAH SAJA.RASTER HANYA KOSONG/BINTIK.KESALAHAN TERJADI PADA JALUR 12V.GANTI Q604 UNTUK CATUAN 12VOLT YG JUGA MENUJU KE TUNER.

SHARP EXPRESSION 51X220
tAMPIL TANPA GAMBAR DENGAN POSISI SUARA HIDUP.KADANG KEMBALI KE STANDBY ( PROTEK ).GANTI R PEMBATAS UNTUK 180V R621 :1 OHM

SANSUI SV-2050J
GAMBAR TAMPAK FILCKER DAN BERGETAR DI SERTAI GARIS-GARIS TEBAL BERWARNA GELAP.GANTI c 708 : 220/50V, C 517 DAN 518 : 100/160V.JIKA DISERTAI TIMBULNYA KILATAN -KILATAN CAHAYA KECIL DARI ATAS KE BAWAH ,GANTIGANTI CF902 : 503 ATAO 500

SANYO CAP3002
MATI.DENGAN KONDISI TR.HOR SHORT. BILA DIGANTI TR.REG NYA ,TEGANGAN B+ MELUNJAK HINGGA 200V LEBIH.KERUSAKAN PADA R555 47KOHM BAGIAN OPTOCOUPLER

SANYO CG21 XS2
TV TERKUNCI PADA POSISI STANDBY.POWER MAU START TAPI KEMBALI PROTEK.PUTUSKAN JUMPER J830 ATAU GANTI FBT.

DIGITEC DM172021
TIDAK DAPAT MENYIMPAN PROGRAM SAT DI SEARCH MESKI TRAFO AFT (9074) DAN VIF(9073) BAGUS.GANTI D712 ZENER 5VOLT DEKAT IC MEMORY MN12C201D

DIGITEC BLACK BEAUTY BB2071
TEGANGAN 300V DAN 115V ADA,FBT START HANYA SEKEJAP,TEG 12V UNTUK IC OSC.HOR ADA.TV TETAP TIDAK START.GANTIC76 :180N DI REGULATOR

DIGITEC / POLYTRON DM 143031
LAMBAT UNTUK START , DI SERTAI GAMBAR YG BERKEDIP DAN BERGOYANG SERTA MENYEMPINYA LEBAR GAMBAR.GANTI C518 :100/35V. c514 : 330/35V. C515 :680/560pF. R511 :5KOHM/1%. R517 : 15KOHM/1%

DIGITEC DM143031A
PERTAMA KALI DINYALAKAN GAMBAR TAMPAK PUTIH POLOS.DENGAN SEMUA TOMBOL PANEL TAK BERFUNGSI.TERUKUR TEGANGAN UNTUK 22V HANYA ADA 12V DAN TEGANGAN 12V HANYA TERUKUR 10VOLT.GANTI R557 :330 OHM/1 WATT

POLYTRON/DIGITEC BLACKBOX SERIES
TV HANYA GARIS VERTIKAL BERDIRI.DENGAN KONDISI KOMPONEN BAGIAN HORISONTAL; C 2,2/160V DAN R 3K9/2W PUTUS.GANTI C 390 ATAU470n/250V

POLYTRON GRANDMASTER GM 1481
GAMBAR TIDAK SINKRON DAN TAMPAK LOGO DARI STASIUN TV TAMPAK DI TENGAH-TENGAH DI BATASI GARIS HITAM TEBAL ATAS BAWAH.GANTI R452 :50KOHM 1/8 WATT

POLYTRON/DIGITEC
MENGGUNAKAN IC TDA 8360/61.KERUSAKAN HANYA GARIS HORISONTAL MENDATAR SAJA.MESKI IC VERTIKALNYA NORMAL.GANTI R 401 : 2M2 OHM

POLUTRON MINIMAX SERIES MX1452G
TV HANYA KADANG KADANG MAU START DAN SULIT UNTUK MENYALA.GANTI C507 : 10/50 DENGAN 47/100V


SOLITRON SM37-98
POWER SUPPLY TIDAK START.B+ HANYA 45 VOLT.GANTI D81 : ZENER 4V7

FUJITEC FTC 1459
GAMBAR/RASTER MENGECIL DI KIRI DAN KANAN.WARNA MENJADI HITAM PUTIH.TERJADI DROP DI TEGANGAN B+.GANTIC 517 :33/160V

JVC K SERIES AV-KT21T2
RASTER BAGIAN ATAS TERDAPAT GARIS-GARIS BLANKING PUTIH SETEBAL 2 CM.GANTI C 428 :100UF/50V.

JVC C 20 RNS
TV SERING KEMBALI KE POSISI STAND BY.MESKI TOMBOL POWER DAN PROGRAM DI TV DI PENCET TV TETAP TIDAK DAPAT START.GANTI R751 : 100KOHM

AKARI 20M88R
RASTER MEMBESAR DAN MENGECIL TAK KARUAN.GANTI D809 IN4148 REGULATOR

AKARI CTV14
TIDAK ADA SUARA,KERJA IC ZILOG NORMAL.IC TA 8690AN BAGUS.GANTI Q06 : C3289.

AKARI14-20
TRANSISTOR REGULATOR (D1710) SELALU PUTUS BILA BARU DI GANTI TANPA SEMPAT MENYALA.KERUSAKAN TERJADI PADA BAGIAN FEDBACK OPTOCOUPLER YAITU R810 : 47KOHM YANG NILAINYA MEMBESAR.
JIKA GAMBAR TIDAK STABIL SERING TIMBUL GARIS-GARIS SEPERTI OSC HOR TIDAK TEPAT.GANTI C DRIVER HORISONTAL 10uF/100V

JHONSON CTV147
GAMBAR CACAT BAGIAN VERTIKAL DI SERTAI GARIS -GARIS BLANKING DI 3/4 BAGIAN ATAS.DAN BILA VOLUME DI BESARKAN,GAMBAR TAMPAK SEMAKIN PARAH BERGOYANG TAK STABIL.GANTI C119 :470/50V

SONY KV20XXX
JIKA POWER DIHIDUPKAN GAMBAR KOSONG HANYA RASTER DAN SUARA LANGSUNG FULL.GANTI R627 : 4,7 OHM UNTUK SUPPLY 5,5V

SAMSUNG CS 5085
GAMBAR VERTIKAL BAGIAN BAWAH KURANG DISERTAI DENGAN GARIS-GARIS TAK MENENTU.SERTA TIMBUL SUARA MELENGKING PADA SAAT STANDBY. GANTI C407 : 330/50V

PANASONIC GOLDSOUND TC-SERIES
GAMBAR HANYA GARIS VERTIKAL MENDATAR JIKA KONDISI TERANG/NORMAL.TAPI NORMAL JIKA KONDISI BRIGHT DI REDUPKAN. GANTI R 525 : 120K / 470K

GOLDSTAR SOUNDMAX
TV STANDBY DENGAN POSISI LAMPU LED BERKEDIP-KEDIP.GANTI DIODA RU2K DI DEKAT STR 6707 DENGAN D IN4007.GANTI PULA C 330ATAU470/35.

GOLDSTAR/LG
TV SERING MATI SENDIRI KE POSISI STANDBY,JIKA POWER REMOTE DI NYALAKAN TV DAPAT KEMBALI HIDUP.TAPI KEMBALI MATI SETELAH SEKIAN JAM KE POSISI STANDBY.GANTI ELCO DRIVER HOR 10UF/100V

CRYSTAL
TV HANYA STANDBY TANPA TAHU PENYEBABNYA. GUNAKAN REMOTE,TEKAN TOMBOL POWER PADA REMOTE DAN TOMBOL OK BERSAMAAN DAN TAHAN HINGGA TV DAPAT START DENGAN SENDIRINYA.

PHILLIPS GR1225

TV LAMBAT UNTUK START.TERDENGAR SUARA MENCUIT PADA FBT.KEMUDIAN TIMBUL GAMBAR TAMPAK GELAP DENGAN DI SERTAI GARIS -GARIS HORISONTAL.DI SUSUL KEMUDIAN SUARA YG BELAKANGAN MUNCUL.ganti c5524 :82n/100V DAN C254 :220uF/35V

SHARP 21 BN1
GAMBAR TAMPAK KURANG KONTRAS.DI SERTAI WARNANYA YANG TAMPAK SMEARING.KERUSAKAN TERJADI PADA JALUR 9v YANG HANYA TERUKUR 6v.GANTI Q605 :D882 REGULATOR DARI 16V KE 9 VOLT.DARI PIN 7 KAKI FBT

FUJI ELECTRIC FCH-2100
GAMBAR DAN SUARA SANGAT LEMAH SEPERTI TANPA MEMAKAI ANTENNA.AUTO SEARCH TIDAK BEKERJA,FINE TUNING JUGA TAK BERPENGARUH.WARNA TETAP HITAM PUTIH.GANTI X-TAL 4,43

INDOTECH 20"
PADA SAAT PERTAMA DINYALAKAN GAMBAR TERANG SESAAT DAN LANGSUNG GELAP.PENGATURAN KONTRAS TIDAK BERFUNGSI.KERUSAKAN TERJADI PADA BAGIAN ABL R314 : 12OKOHM

SANTEC C1428
TV POSISI STANDBY TOMBOL PANEL DAN REMOTE TAK BERFUNGSI.GANTI X-TAL PROGRAM : 10M ( 10.000 )

SANKEN BAZZONEYE ST 2181
TV HANYA POSISI STANDBY.REMOTE DAN TOMBOL PANEL TAK BERFUNGSI.TEGANGAN UNTUK 24 V DAN 12V DROP.GANTI C 541 :100/35 DAN C 553 : 470/16V

01/03/11

Membuat Box Subwoofer Sederhana

jimus Untuk membuat box subwoofer sederhana, diperlukan beberapa alat bantu yang wajib ada agar proses pengerjaannya tidak mengalami masalah-masalah teknis yang fatal, sehingga mengakibatkan hasil yang diinginkan tidak sesuai dengan tema yang akan digagas.

1.  Alat potong

Proses penggunaanya mungkin Anda sudah mengetahui dengan kinerja mesin ini,  fungsinya sudah kelihatan untuk memotong benda-benda dari kayu, penggunaan alat ini harus hati-hati, karena salah jalur bisa melukai bagian tubuh Anda.

2. Mesin gerinda

Mesin gerinda fungsinya supaya bisa menghaluskan tepi bahan kayu yang akan dipotong untuk membuat box subwoofer.

3. Paku

Walaupun terlihat sepele, benda yang satu ini mempunyai peranan yang dibutuhkan dalam pengerjaan box subwoofer, karena untuk menyambungkan setiap bahan kayu yang akan dirangkai menjadi sebuah box yang sederhana, diperlukan penyambung yang kuat.

4. Papan MDF

Inilah bahan utama yang dibutuhkan untuk pengerjaan box subwwofer, karena MDF menurut Rochim installer Car Audio Specialist Kemayoran Jakarta ini dapat menghasilkan suara yang bagus dibandingkan bahan baku lainnya.

Proses pengerjaan

Dalam mengerjakan box subwoofer yang sederhana memerlukan ketelitian yang serius, karena ketika kita meleset dalam penghitungan untuk ukuran box, akan mempengaruhi suara yang akan dihasilkan pada komponen subwoofer yang akan disematkan di dalam mobil.

Menurut Rochim, untuk menghitung tepatnya ukuran box ada rumus sederhana agar ketepatannya akurat, yaitu panjang x lebar x tinggi papan box.

Setelah mendapatkan hasil dari rumus tadi hasilnya masih satuan cm³ jika Anda mengukur dengan satuan cm. Sedangkan di spesifikasi box untuk subwoofer biasanya data yang tertera satuannya sudah memakai cu/ft.

Sehingga untuk mencari satuan itu hasil dari volume tadi di convert ke cu/ft dengan cara hasil dari volume dengan satuan cm³ diubah ke satuan dm³, karena menurut aturan baku satuan volume 1 dm³ sama dengan satu liter.

Nah, hasil akhir dari satuan liter hasilnya di kalikan dengan 0,00035,  maka akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan box yang akan dibuat dengan satuan cu/ft.

"Rumus ini adalah acuan dasar dalam membuat box subwoofer standar," ungkap Rochim. Dia juga berpendapat hasil yang didapat akan menyesuaikan box yang telah diukur tadi, dan bentuknya bisa variatif, antara kubus, persegi panjang, segi lima maupun bentuk lainnya.

Sebagai ilustrasi, misalnya kita membuat box subwoofer dengan ukuran panjang 39,5 cm x  lebar 37 cm x  tinggi 30 cm, hasil yang di dapat adalah 43.845 cm³.

Setelah diubah ke satuan dm³ menjadi 4384,5 dm³, untuk mencari satuan liter sudah diketahui, karena menurut aturan baku hitungan volume 1 liter sama dengan 1 dm³.

Sehingga jika sudah diketahui hasil liter yang didapat kemudian dikalikan dengan 0,00035 untuk mengetahui satuan cu/ft, jadi 4384,5 x 0,00035 dan mendapatkan hasil sebesar 1,534 cu/ft. sehingga box subwoofer ini memiliki 1,534 cu/ft untuk volume boxnya.

Setelah mengetahui hasil menghitung isi box, barulah kita mulai mengerjakan proses pembuatan box sederhana dengan memotong dan merangkai bahan kayu MDF.

Papan MDF dipotong dengan ukuran yang disesuaikan dengan besarnya box yang akan dibuat.

Untuk box sederhana biasanya menggunakan system box yang berjenis sealed, bentuk box sealed tidak besar dan tidak berlebihan memakan tempat, sehingga pengerjaannya mudah dilakukan bagi siapa saja.

Tips yang perlu diperhatikan dalam pengerjaan box sederhana ini yaitu jangan menyalahi ukuran box dari proses penghitungan yang dipaparkan tadi, karena bila kelebihan mengukur mengakibatkan suara yang dikeluarkan subwoofer dengan menggunakan box ini tidak sesuai dengan yang kita inginkan.

12/02/11

Crossover pasif Kalkulator, Woofer Box Modeling

Berpikir tentang speaker gedung? Berikut adalah beberapa alat yang bisa membantu, sebuah halaman web untuk menghitung nilai crossover pasif standar. Dan satu esensial (gunakan versi web jika Anda tidak melakukan Windows) alat, WinISD , memungkinkan Anda untuk menghilangkan sebagian besar dugaan yang terlibat dalam mendapatkan kotak yang tepat untuk Anda woofer / subwoofer. Dan Madisound memiliki halaman penuh hal desain gratis juga. 


Merancang box Speaker dengan WinISD

WinISD
adalah software untuk merancang box speaker dengan OS Windows 9x/NT. Kita dapat merancang box speaker Closed, Vented dan Bandpassdengan program ini. Juga dapat menghitung beberapa jenis filter.

11/02/11

Speaker / Amplifier Pengkabelan FAQ - Tutorial

Apa yang dimaksud dengan beban 8 ohm, 4 ohm load?
& Nbsp ini adalah resistansi (impedansi) yang disajikan oleh pembicara yang dilihat oleh amplifier.  Ini juga dapat mencakup crossover dan sirkuit terhubung ke speaker.  Ketika beban berkurang, meningkatkan output penguat. Ada resistensi kurang arus, dan speaker dapat menarik daya yang lebih dari amp.  Menggambar daya lebih dari amplifier ini dirancang untuk akan merusak amp.
Setiap amplifier dirancang untuk menangani beban tertentu. Untuk amplifier rumah nomor ini biasanya dimulai dengan 8 ohm. Dengan amplifier mobil biasanya 4 ohm. Semua amplifier dapat menangani resistensi yang lebih tinggi (beban), tetapi mereka akan menghasilkan output kurang. Kebanyakan kualitas amplifier juga dapat menangani resistensi yang lebih rendah. amp Kebanyakan mobil dapat menangani beban ohm 2, sementara beberapa bisa serendah 1 / 2 ohm.
Bagaimana jembatan amp?
Pertama, pastikan bahwa penguat Anda miliki adalah bridgeable. Jika Anda mencoba menjembatani amp yang tidak dirancang untuk dijembatani, Anda dapat merusak amp. Pada dasarnya, ketika Anda jembatan amp anda menggunakan terminal + dari satu saluran dan - terminal dari yang lain. Petunjuk yang disertakan dengan amp harus menjelaskan yang terminal untuk digunakan.  Jika tidak, mencari beberapa indikasi samping terminal pembicara pada amp.  Terkadang, akan ada garis yang menghubungkan dua terminal harus Anda gunakan untuk jembatan amp, seperti yang ditunjukkan di sebelah kanan.
Apa yang terjadi ketika Anda jembatan amp?
Secara teoritis, keluaran tersebut harus 4 kali kekuatan satu saluran pada amp.  Sebuah amp 50Wx2 dijembatani akan bertindak sebagai amp 200Wx1. Sayangnya, Anda hanya melihat sekitar 2 / 3 untuk 3 / 4 dari kekuatan ini.  Nomor ini biasanya sama dengan kekuatan gabungan dari 2 saluran di setengah beban. Ambil contoh berikut amplifier stereo mobil 2 saluran:
Daya Mode Modus  Resistance Perlawanan
50x2 50x2 stereo stereo at 4 ohms di 4 ohm
75x2 75x2 stereo stereo at 2 ohms di 2 ohm
150x1 150x1   bridged jembatan at 4 ohms di 4 ohm
Kecuali dinyatakan lain, amp ini akan stabil di bawah 2 stereo ohm atau 4 ohm bridge mono.  Mencoba untuk menggunakan amplifier pada beban yang tidak stabil akan merusak amp.
Bagaimana Anda menjalankan speaker secara paralel?

10/02/11

Measuring Speaker T-S Parameters

To properly determine the T-S parameters of your speaker

Istilah yang akan digunakan dalam merakit Speaker
(Fs,Re,Qms,Qes Qts,Le,Sd,..),
CLOSED,
VENTED,
BAND-PASS BOX,
LPAD,
PASIF X-OVER (SLOP) 1st/ 2nd/ 3th/ 4th ORDER,
ZOBEL (IMPEDANCE EQUALIZER),
1/4 LAMDHA,
NOTCH FILTER,
GRAFIK RESPONS AUDIO Hz vs Ohm / GRAFIK RTA Hz vs dB,
TIME ALLIGMENT


Set up diagram
T-S Parameter
www.webervst.com


T/S Parameter
Dr. A.N. Thiele & Dr. Richard Small.

Ported, sealed atau bandpass?

Speaker enclosure, tidak ada yang all in one !
Pertimbangan lainnya dalam memilih speaker multimedia adalah model enclosure dari speaker.
Menyambung penjelasan sebelumnya mengenai jenis konus speaker dan pengaruhnya terhadap karakter tertentu, maka posting kali ini membahas tentang pengaruh enclosure terhadap karakter nada-nada tertentu dalam musik.
Semestinya ada lebih dari 2 jenis enclosure/box speaker tapi yang akan kita bahas hanya 3 saja karena hanya 2 jenis ini yang umumnya di anut oleh speaker multimedia, yaitu :

Sealed enclosure


30/01/11

System Audio Idaman

Sebagai seorang audiophile/videophile tentu merupakan suatu dambaan apabila komponen yang mereka beli dapat dirasakan keindahannya dan kemerduan dari suara yang dihasilkannya. Tetapi dalam kenyataannya, sulit sekali kita dapat terpuaskan dari suara yang dihasilkannya. Dan tantangan kedua adalah bagaimana memaksimalkan kepuasaan kita dengan budget yang ada.

Planning
Planning merupakan hal yang terpenting sebelum melakukan suatu kegiatan baik dalam komunitas kerja maupun dengan kegiatan sehari-hari . Demikian pula pada saat ingin membeli barang elektronik, penting sekali apabila kita sudah dapat menentukan barang apa yang kita beli, berapa harganya dan kenapa kita beli komponen tersebut sebelum keputusan membeli suatu barang dilakukan.
Langkah pertama adalah menentukan berapa besar anggaran yang dialokasikan untuk membangun system audio. Tentukan batasan maksimal dan target komponen yang akan dibeli. Kita perlu berhati – hati dengan ambisi kita dalam berburu peralatan high – end. Banyak sekali kasus dimana seorang audiophile telah berbelanja sampai angka yang luar biasa namun suara yang dihasilkan dari system audionya tidaklah sebanding dengan apa yang telah dikeluarkannya. Bukan karena komponenya jelek tetapi karena komponen-komponen tersebut tidak bersinergi menghasilkan suara yang baik tetapi justru sebaliknya. Misalnya loudspeaker yang dipilih adalah yang berkarakter “bright dan super detail” dan amplifier yang dipilh juga yang berkarakter “bright” . Alhasil, system audionya hanya dapat didengar pada setengah jam pertama sedangkan selanjutnya kita sudah capek dan jenuh dibuatnya.

Pengenalan Komponen
Sebagai awal membangun sistem audio ada baiknya mengetahui komposisi umum untuk sebuah system audio high end :
Sumber Suara: CD Player, Turntable atau perangkat sumber suara lain
Penguatan suara: Integrated Amp atau Pre-Power Amp
Speaker: Monitor, Floorstand
Perkabelan: Interkonek, Speaker
Aksesoris: Power Conditioner, Equipment Platform
Ruang Dengar: Akustik
Setelah mengetahui kompsisi komponen dasar suatu system High End, selanjutnya adalah menentukan berapa budget yang akan dialokasikan ke masing-masing komponen tersebut. Yang paling umum berlaku adalah sebagai berikut :
Sumber Suara: 20%
Penguat Suara: 30%

Loudspeakers 40%

Cable & Accessories 10%

Total = 100%
Budget ruang dengar idealnya sekitar 30% – 75% dari total harga diatas. Tetapi hal ini tidak mutlak.

Loudspeakers

Apa itu crossover?

Dulu waktu pertama main2 speaker, saya juga ga tau, “Binatang apa crossover itu?”
Tapi ternyata crossover merupakan salah satu pemain kunci dalam pembuatan sebuah speaker. Crossover, ane singkat XO aja biar cepet ngetiknya, tapi bukan XO minuman keras, lhoo…

XO, nama lainnya rangkaian tapis. Pekerjaan utamanya, memilah / membagi frekuensi yang entarnya diterusin ke driver (woofer atau tweeter kalo di 2-way). Yang paling bergantung dengan keberadaan rangkaian xo ini adalah tweeter, karena dia ngga didesain utk membunyikan frekuensi rendah, baik dari konstruksi membrannya maupun voice coilnya (kumparan kawat di dalamnya). Kalo sampe ada frekuensi rendah yang tembus ke tweeter, biasanya tweeter ga langsung mati sih, tapi hajaran low freq ke tweeter akan berbunyi ‘ngeprek’ spt barang tipis disentil jari, “prek…prek…” gitu. Kalo membran tweeter dipegang, terasa bergetar keras. Kalau dibiarkan, siap-siap keilangan tweeter karena voice coil putus. Memang ada tweeter yang ber-ferro fluid. Fungsi ferro fluid di tweeter mirip seperti radiator mobil, dia bekerja mendinginkan coil sehingga coil lebih tahan, tapi tetap bukan utk dihajar frekuensi rendah, maksudnya lebih supaya tweeter bisa bekerja dengan rating daya yang cukup besar dengan aman. Kalo dihajar frek rendah secara kontinyu, ya putus juga tu tweeter walopun ada ferro fluidnya.

Kalau woofer, masih gapapa dilangsungin tanpa xo juga. Tapi sebaiknya tetap dikasih xo utk woofer, karena pada frekuensi tinggi, sekalipun ngga bikin woofer putus, tapi akan keluar suara yang tidak musikal karena gejala cone break-up istilah teknisnya. Kalau pake xo, hal ini bisa dihindari.

XO (crossover) kalau dibagi berdasarkan apa yah… berdasarkan posisi barangkali ya, dibagi jadi 2 yaitu:

1. active xo / xo aktif : ini letaknya di depan amplifier (maksudnya secara skema), jadi posisi xo sebelum penguat akhir. Aplikasi gini lazim dipake di pro-audio. Pertimbangan utamanya utk efisiensi baik dari biaya maupun bobot. Pada sistem 2-way audiopro, active xo kemudian dibarengi dengan bi-amping, satu ampli mendrive tweeter dan satu ampli mendrive woofer/fullrange driver. Secara perhitungan teknis, active xo memang lebih mudah didesain karena impedance yang dihadapi adalah konstan yaitu impedance amplifier, sementara pada passive xo, impedance berubah terhadap frequency. Active xo juga lebih hemat, karena komponennya relatif lebih kecil dan murah karena arus yang lewat juga masih arus pre-amplified, lain dengan passive xo yang harus menangani arus keluaran amplifier yang jauh lebih besar.

2. passive xo / xo pasif : xo ini letaknya di belakang amplifier (secara skema), jadi setelah lewat amplifier. Xo jenis berada dalam speaker pasif, dan jenis ini yang mungkin lebih umum kita kenal. Barangnya ga keliatan karena ada di dalam box speaker. Spt uda disebutin sekilas di atas, xo pasif lebih sulit didesain karena menghadapi impedansi yang berubah-ubah terhadap frekuensi.

Kenapa active xo umum dipakai di aplikasi audiopro (tata suara panggung / ‘live’ music) ? Banyak pertimbangannya, tapi utamanya sih efisiensi, baik bobot/berat, biaya dan waktu. Amplifier di-dekat-kan sedekat mungkin dengan speaker, supaya kabel speaker bisa sependek mungkin.

Speaker burn-in

Sebetulnya semua perangkat yang digunakan dalam satu sistem audio ada baiknya diburn-in dahulu. Seberapa signifikan efek positif yang didapat setelah burn-in, tergantung resolusi dari sistem tersebut, semakin tinggi resolusi sistem tersebut, semakin signifikan efek dari burn-in ini.

Kenapa perlu burn-in?
Seperti halnya mesin pada mobil baru, dulu dikenal istilah “in reijn” (mudah2an ga salah tulis). Proses burn-in ini mirip sekali dengan ‘in reijn’. Pada mobil yang masih dalam masa ‘in reijn’ tersebut, mesin tidak boleh dijalankan pada kekuatan maksimum, karena pada masa ini, logam2 yang ada dalam mesin tersebut mengalami proses muai susut yang relatif masih cukup besar yang makin lama akan makin mengecil dan konstan. Jika sudah tercapai kondisi stabil, maka mesin aman utk diberi tekanan maksimum. Peralatan dalam sistem audio, mulai dari komponen2 di dalam perangkat, hingga perkabelan juga kurang lebih mengalami hal yang sama karena dialiri listrik (sinyal musik). Sistem yang baru biasanya terdengar lebih kaku dan belum stabil performanya. Seiring berjalannya waktu, performanya berubah dan makin stabil hingga mencapai performa maksimum.

Materi untuk mem-burn-in speaker (termasuk total sistem).

Untuk memburn-in speaker, banyak cd audiophile khusus yang menyediakan track khusus untuk burn-in speaker. Biasanya terdengar seperti desis (spt pada radio waktu tidak ada siaran) dan bunyi men-juit naik turun dari rendah ke tinggi, ini bunyi frequency dari 20hz hingga 20,000hz. Saya pribadi lebih suka melakukan burn-in dengan menggunakan radio FM saja, karena selain lebih hemat (optik cd tidak dipaksa bekerja terus-menerus), hasilnya juga luwes menurut saya. Biarkan radio menyala terus pada level volume dengar normal, sekalipun sudah tidak ada siaran. Minimal 20 jam awal biasanya sudah mulai terasa ada perubahan, makin stabil setelah lewat 100 jam biasanya sih.

Tips untuk mem-burn-in speaker.
Dengan melakukan burn-in ini, kadang kita sendiri merasa terganggu, karena speaker berbunyi terus sepanjang malam. Ada tips praktis untuk mem-burn-in speaker dengan gangguan yang minimal:
1. Letakkan kedua speaker saling berhadapan, muka dengan muka hingga sedekat mungkin.
2. Tutup kedua speaker (terutama pertemuan kedua mukanya) dengan selimut atau kain tebal.
3. Balikkan kutub / polarity salah satu speaker. Cukup sebelah saja, maksudnya dengan cara ini, sinyal yang keluar menjadi berlawanan (out-of-phase 180 derajat) sehingga praktis saling melemahkan.

Fungsi spike (kaki) pada speaker

 Pada saat driver (woofer, mid atau tweeter) bergetar untuk menghasilkan bunyi, maka akan menimbulkan reaksi dari lingkungan sekitarnya, terutama dari box speaker, dengan bergetar pula yang disebut resonansi. Hal ini harus dihindari sebisa mungkin, karena getaran yang terjadi akan merusak bunyi yang keluar dari driver. Itu sebab, salah satu cara sederhana untuk mengetahui apakah speaker itu dibuat dengan baik atau tidak adalah dengan meraba dinding box speaker pada waktu speaker dibunyikan, setidaknya dalam level volume dengar yang normal, semakin minimal getaran yang terjadi, semakin baik, ini indikasi awal.

Kenapa diperlukan spike? Spike disini fungsi utamanya adalah meminimalkan bidang kontak antara speaker dengan lantai (pada box floorstand) atau bidang kontak antara speaker dengan speaker stand (pada box bookshelf dengan stand speaker). Kenapa harus diminimalkan? Supaya getaran yang terjadi tidak diteruskan ke lantai atau ke stand speaker, yang kemudian juga diteruskan ke lantai, dsb.

Banyak cara dan trik sederhana untuk melakukan hal ini. Yang murah dan mudah diantaranya adalah dengan menggunakan kaki karet kursi yang banyak dijual di supermarket. Atau bisa juga dengan bola bekel yang dibelah dua. Atau bisa juga dengan kelereng yang ditaruh dengan lilin mainan (sebutan umumnya, ‘malam’, yang utk mainan anak-anak), maksudnya supaya kelerengnya tidak bergeser saja, dan yang kontak jadi hanya 2 titik saja, di atas dan bawah kelereng tsb. Kalau anda mau beli, accessories high-end yang khusus utk aplikasi ini juga banyak tersedia.

Posisi peletakan spike juga bermacam2, ada yang formasi segitiga/triangle, ada yang formasi segiempat .
Spike ini sangat berperan dalam memberikan image bunyi yang lebih baik. Kesan posisi tiap instrumen, kedalaman panggung, akan lebih nyata dengan penggunaan spike.

Kaskus

26/01/11

Contoh Desain Box Speaker

  Note, this sample speaker box makes use of many of the calculators found on the menu on the left. You should also review the Speaker Building FAQ for help with this example.

  For this example, I picked 3 ScanSpeak drivers for a 3-way speaker - the same 3 used on the Crossover Example. Note: This example is old and the characteristics of these drivers have since changed and/or been discontinued. These 3 drivers might be smaller than what is expected of a typical 3-way system. The mid is 4" and the woofer is 6.5" in size, but this system is still capable of producing deep frequencies at 35Hz. The drivers I chose for this example (with specifications provided by the manufacturer) are:


DriverModelSizeFrequency RangeImpedSensitivityEquivalent Volume (Vas)Free Air Resonance (Fs)Total Q (Qts)Electrical Q (Qes)Xmax
TweeterD2008/851220mm2k-30k Hz8 ohms90 db SPL1000Hz
Mid13M/86364"200-4k Hz8 ohms88 db SPL3 liters77Hz0.320.361.5mm
Woofer18W/85436.5"35-3.2k Hz8 ohms89 db SPL49 liters30Hz0.220.266.5mm


  We will first use the Sealed vs. Ported Calculator to determine if a sealed or a ported enclosure should be used. Th Sealed vs. Ported calculator uses the formula below. If the EBP is less than 50, then a Sealed Enclosure is recommended. Above 90~100 and a Ported Enclosure is recommended. Between 50 & 90 either type would work.




Efficiency Bandwidth Product (EBP) = Free Air Resonance (Fs) / Driver Electrical "Q" (Qes)

The tweeter in our example is already sealed and doesn't require an enclosure. The EBP of our midrange and woofer drivers are calculated as:




Mid EBP = 77 / .36 = 213        Woofer EBP = 30 / .26 = 115

  Both values are well above 90 and call for Ported Enclosures. To keep this example interesting, I am going to ignore these results and use one sealed enclosure and one ported enclosure to show the differences between the two.

Audio Speaker Design

Rumus untuk Menghitung  Volume dan Port Dimensi

 

Driver Parameters
Ro = Rmax / Re
Rx = Re * ( Ro )1/2
Qms = Fqr * [( Ro ) / ( F2 – F1 )]1/2
Qes = Qms / ( Ro – 1 )
Qts = Qms / Ro
Sd = 3.14159 * ( Dia / 200 )2
Cms  =
[ 1 / ( 12.56636 * ( M / 1000 ) ) ] * [ (Fqr + Fqs) * (Fqr – Fqs) / (Fqr2 * Fqs2) ]
Vas = 140000000 * Cms * Sd2
EMP = Fqs / Qes
L = X / 6283.18         X = ( R2 – Re2 )1/2

Sealed Enclosures
Qts = Qes * Qms / ( Qms + Qes )
Fcb = Fs *  [ ( Vas / Vb ) + 1 ]1/2
Qtc = Qts *  [ ( Vas / Vb ) + 1 ]1/2
db = 20 * log10[ Qtc4  / ( Qtc2 – 0.25 ) ]
Fdb = Fcb * [1 – ( 1 / ( 2 * Qtc2 )]1/2
F3 = Fcb * [ ( a + (a2 + 4)1/2 ) / 2 ]1/2
       a = [ 1 / (Qtc * Qtc) ] – 2

Dual driver
Qes = Qes / 2
Vas = 2 * Vas

Quad driver
Qes = Qes / 4
Vas = 4 * Vas

Vented Enclosures
Vb = 15 * Vas * Qts2.87
Fb = 0.42 * Fs / Qts0.9
F3 = 0.26 * Fs / Qts1.4
db = 20 * log10 [ 2.6 * Qts * ( Vas / Vb )0.35 ]
Recalculations
Fb = [ Vas / Vb ] 0.32
F3 = Fs *  [ Vas / Vb ] 1/2
Single port
Vb_in = Vb * 61.016949
R_in = 0.393701 *  Dp / 2
Lp_in = [ ( 14630000 * R_in2 ) / ( Fb2 * Vb_in ) ] - [ 1.463 * R_in ]
Lp = Lp_in * 2.54
Dual port
Dp = [(Dp * Dp) + (Dp * Dp)]1/2          - for calculation of Lp
Dual driver
Qes = Qes / 2
Vas = 2 * Vas
dd = 68600.0152 / Fqx
Dimension calculations
y = [ (Vb * 1000) + (Vdr * 1000) / ( 1.618 * 0.618 ) ]1/3
W = y
H = y * 1.618
D = y * 0.618
3rd order 2 way Butterworth crossover
C1 = 106103 / ( Fc * Rt )
C2 = 318391 / ( Fc * Rt )
C3 =  212207 / (Fc * Rw)
L1 = 119.37 * Rt / Fc
L2 = 238.73 * Rw / Fc
L3 = 79.58 * Rw / Fc

1st order 3 way  crossover
ratio = Math.round [ ( FqH / FqL ) – 1 ]
FqL2 = ( FqL *  FqH / ratio )1/2
FqH2 = FqL * FqH  /  FqL2
C1 = 159155 / ( FqH * Rt )
C2 = 159155 / ( FqL2 * Rm )
L1 = 159.155 * Rm / FqH2
L2 = 159.155 * Rw / FqL

Attenuation network
Rp = 10db/20 * Rt / ( 1 – 10db/20 )        
Rs = Rt – [ ( 1 / Rp ) + ( 1 / Rt ) ] –1

Impedance compensation network
Rc = 1.25 * Re
C = 1000 * Ld / ( Rc * Rc )

Please see the Online Enclosure Calculators for definitions of variables.

Skema Subwoofer Lapangan 18" - Bass Reflek

Skema Subwoofer Lapangan 18" model bass reflek. Berikut ini skema-skema Subwoofer untuk outdoor, yang belum pernah nyoba, silah dicoba....